DidikPurwadi.Net

Didik Purwadi on the Net

Archive for May, 2009

Untukmu Mahasiswaku!

       Ada hal-hal yang membuat saya harus menahan diri, yaitu bila saya di telpon mahasiswa dan berkata: Bapak hari ini ke Kampus ndak, saya mau asistensi? Sedangkan saya sudah duduk dikursi diruangan saya di Kampus. Mahasiswa ini seenaknya telpon dari desanya kali!!! Atau kalau hari hujan mahasiswa ada yang telpon ada yang sms demikian: Ada kuliah ndak pak ya sekarang? Saya jawab: Ada!!. Dia lalu menggerutu: Ah bapak naik mobil enggak basah kuyup. Diatas saya katakan hal-hal yang membuat saya menahan diri (dari marah tentunya), karena marah itu menghukum diri sendiri atas kesalahan yang diperbuat oleh orang lain.

      Kepada para mahasiswa D3 Teknik Sipil Undip, saya telah menulis Pedoman Kerja Praktek, yang dulu ditahun 2001 telah ditetapkan dalam rapat jurusan dan hanya tertulis di risalah rapat jurusan. Para dosen wali kebanyakan sudah lupa. Nah para mahasiswa hendaknya membeli di HMDS dan dibaca, sebelum anda kerja praktek. Kalau anda beli di Himpunan, maka Himpunan akan sedikit sedikit punya dana, anggap saja membantu Himpunan anda sendiri.

  • 5 Comments
  • Filed under: Campus
  • Evaloy’s Modified Bitumen

          Hari Selasa tanggal 5 Mei 2009, bersama pak Ir. Kartika Nawanto (Dirut PT. Deltamarga Adyatama) saya diundang oleh Jaya Trade ke Cirebon untuk mengikuti seminar penggunaan aspal modifikasi yang merupakan aspal polimer dengan memakai teknologi dari Du Pont. Menurut hasil pengujian dari Puslitbang Jalan dan Jembatan terhadap aspal polimer produksi Jaya Trade ini memenuhi semua aspek spesifikasi, tidak ada syarat-syarat yang tidak dipenuhi dari hasil uji ini. Bahan campuran untuk bitumen polimer dari Du Pont  ini bisa untuk menaikkan softening point bitumen hingga 610 C sedangkan produk bitumen Pertamina umumnya, hanya mencapai 480 C. Dengan menaikkan softening point tentu saja akan menurunkan penetrasinya, tetapi masih dalam batas toleransi spesifikasi.

          Pemakalah dari India yaitu Mr. Jeetandra memberikan pengalaman pemakaian DuPont Elvaloy modified bitumen dinegaranya yang sudah digunakan  58 link jalan, itu  baik untuk express way (tol) maupun untuk jalan biasa dan tertua dibuka untuk pelayanan Oktober 1998, dan belum mengalami kerusakan berarti jadi sudah 11 tahun in service. Melihat foto-foto permukaan jalan yang ditunjukkannya yang terlihat masih hitam saya percaya deh. Uniknya di India ada jalan yang dua lajur yang satu memakai Du Pont Elvaloy modified bitumen sedang lajur satunya memakai bitumen biasa. Setelah beberapa tahun difoto kelihatan yang satu masih hitam (elvaloy’s modified bitumen) dan satunya sudah jadi abu-abu (yang pakai bitumen biasa). Untuk tol di India mereka memakai 2 lapis DBM (Dense Bitumen Macadam) tebal 7.5 cm (untuk 2 lapis = 15 cm)  dengan elvaloy’s modified bitumen softening point 570 C dan lapisan surface 5 cm juga dengan elvaloy’s modified bitumen dengan softening point 610 C satu lapis.    

          Kita perlu menggunakan bitumen yang softening pointnya 610 C untuk lapisan surface, karena suhu permukaan kita yang tinggi sehingga bitumen mudah menjadi lembek. Bagi kontraktor yang penting itu lho harganya murah dan pembayarannya bisa diatur. Saya mengucapkan terimakasih pada Jaya Trade karena oleh-olehnya makanan khas Cirebon yang satu dos besar. Kapan ngundang lagi, terutama makanan khas Cirebonan itu yang bikin ketagihan……

  • 2 Comments
  • Filed under: Activities
  • Kerusakan Awal

           Tanggal 7 Maret 2009, ada kunjungan dari Direktorat Bintek Dirjen Binamarga dan Puslitbang Jalan dan Jembatan ke Paket Trengguli-Jati yang dikerjakan PT. Deltamarga Adyatama. Ada beberapa bagian yang lapisan bindernya retak buaya, terutama pada daerah pelebaran. Jalan tersebut begitu diaspal di open traffic (kalo ditutup lalu lintas lewat mana?) dan sewaktu bulan Desember 2008 – Januari 2009 terendam banjir. Nah ini sedikit cerita spesifikasi konstruksi dari lapisan binder kebawah, soalnya wearingnya belum terpasang. Tebal AC binder = 6 cm, AC base = 10 cm, Agregat kelas A = 30 cm, Agregat kelas B = 50 cm, lapisan Geogrid, lapisan Geotextile dan terakhir urugan pilihan (urpil) = 20 cm.Tiga lapisan terakhir (urpil, geotextile dan geogrid) menurut ceritera site engineer dari konsultan pengawas berfungsi sebagai subgrade, beliau ini juga dapat ceritera dari konsultan perencananya. AC Wearingnya pakai aspal starbit, ini aspal modifikasi atau aspal polimer. Biasanya campurannya latex (getah karet). Tapi hasil tes aspal polimer bagus, memenuhi spesifikasi. Pemakaian aspal modifikasi ini dibawah kendali Bintek.

    (more…)

  • 0 Comments
  • Filed under: Activities
  • Hello world!

    Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!

  • 12 Comments
  • Filed under: Uncategorized
  • About Me

    Ir. Didik Purwadi, MT Saya, Ir. Didik Purwadi, MT, dosen di Jurusan Sipil Program Studi Diploma III Fakultas Teknik Universitas Diponegoro. Saya juga bekerja di PT. Deltamarga Adyatama, sebuah perusahaan kontraktor dibidang pembangunan jalan. Hobi saya bermain biola dan olah raga.

    Calendar

    May 2009
    M T W T F S S
        Jul »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031

    Categories